Lagi-lagi Murray tak kuasa merengkuh trofi Grand Slam pertamanya setelah di final Australia Terbuka 2010 dibekuk Roger Federer. Orang yang sama juga mengandaskan asa Murray di AS Terbuka 2008.
Menurut Becker yang pernah enam kali juara Grand Slam, penampilan teranyar Murray sudah lebih baik ketimbang dulu. Namun, dia masih saja tetap kurang agresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Andy sekarang butuh berbenah secara teknis untuk menanamkan pukulan maut yang sudah tersimpan jauh di dalamnya agar dia dapat memainkannya secara naluriah di waktu yang tepat seperti Roger. Itu tahap lanjutan kemajuannya," analisa pria Jerman itu.
Β
Selain hal tersebut, Becker yang dua kali juara Australia Terbuka juga menyoroti satu hal lain. Dalam timnya, Murray tak didampingi seorang mantan pemenang Grand Slam.
"Jangan keliru, 'Tim Murray' terdiri dari orang-orang hebat, mereka sudah bikin Andy petenis ketiga terbaik di muka bumi, tapi Anda tak bisa mempelajari keahlian di lapangan dari buku, atau cuma dari omongan kosong."
"Anda harus bicara dengan orang seperti John McEnroe, Jimmy Connors, seseorang yang akan didengar dan dihormati Andy. Untuk Murray, itu adalah bagaimana melepaskan pukulan yang tepat di waktu yang tepat, bukannya berlari atau ke pusat kebugaran," nilai Becker.
Jika Murray tak dapat mencari sosok itu, Becker --yang menolak didudukkan jadi pendamping Murray-- pun meyakini kalau Murray hanya akan jadi salah satu pemain bagus saja dan bukan yang terbagus.
"Dia harus memiliki seseorang dalam timnya yang tahu apa rasanya memenangi Grand Slam, mendaki Gunung Everest dunia tenis. Di sana udaranya tipis dan Andy harus membuat dirinya dikelilingi orang yang pernah sampai puncak, yang bisa menggambarkan bagaimana caranya mereka sampai ke sana sehingga Murray bisa ikut melakukannya," simpul Becker.
(krs/roz)










































