Kejadian paling aktual soal cedera membuat Nadal gagal terjadi di Australia Terbuka bulan lalu. Di babak perempatfinal, petenis Spanyol ini harus mundur akibat bermasalah dengan lututnya.
Tahun lalu, cedera juga memaksa Nadal untuk absen di Wimbledon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu yang lalu, petenis nomor empat dunia itu sempat mengatakan bahwa dirinya siap meski harus menjalani jadwal yang berat. Namun saat ini Nadal mulai berpikir ulang soal ucapannya itu.
"Bila menganalisis soal perjalanan karirnya, Nadal memang beberapa kali mengalami masalah fisik. Namun tenis merupakan permainan yagn sangat agresif dan cedera merupakan sesuatu yang wajar terjadi," kata Toni Nadal, pelatih Rafa.
Selain menghilangkan kesempatan untuk meraih titel, cedera juga membuat Nadal terlempar dari tiga besar peringkat tenis dunia. "Semua ingin berada di posisi teratas ranking ATP, namun pada akhirnya apa yang diinginkan petenis adalah menjadi juara," tambah Toni seperti dikutip dari Eurosport.
Itu sebabnya Nadal harus mulai memilih dan memilah turnamen apa yang akan diikuti. "Kini kami hanya fokus untuk mengembalikan performa Rafa agar dia siap tampil maksimal di Grand Slam," pungkas Toni.
(nar/fjp)











































