Nadal sempat menggusur Federer dari posisi teratas pada Agustus 2008, menghentikan kekuasan Federer yang telah berlangsung sejak tahun 2004. Namun setelah Federer merebut kembali takhtanya tahun 2009, Nadal bagai tak berkutik.
Nadal terakhir kali jadi juara di Grand Slam adalah pada Australia Terbuka 2009. Setelah itu, ia bagai tenggelam, apalagi cedera menggerogoti tubuh pemuda Spanyol tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagi Federer, tahun 2010 dimulai dengan sangat apik dengan titel Australia Terbuka. Petenis Swiss itu dijagokan dapat mengulangi kiprah Rod Laver yang merebut empat gelar Grand Slam pada tahun 1969.
"Saya akan mencoba (memenangi keempatnya), pastinya. Tapi itu bukanlah target nomor satu saya, saya cuma akan mencoba mempertahankan ranking satu saya," kata petenis 28 tahun itu.
"Momen pertama saat saya menjadi nomor satu terjadi enam tahun lalu dan itu adalah salah satu momen ajaib dalam karir. Itu sangat spesial dan saya selalu ingin seperti itu lagi," tegas Federer.
(arp/nar)











































