Dalam pengumuman pemenang yang dilakukan Rabu (17/2/2010) waktu setempat Federer menggondol gelar paling bergengsi yakni Petenis Terbaik 2009. Status tersebut jelas tak berlebihan menilik apa yang diraihnya di sepanjang tahun lalu.
Federer menjadi petenis pertama setelah Ivan Lendl yang berhasil merebut kembali rangking satu dunia, yang sebelumnya menjadi milik Rafael Nadal. Masih di tahun yang sama, petenis Swis itu juga mematahkan 'kutukan' dengan menjuarai Prancis Terbuka, satu-satunya gelar Grand Slam yang belum pernah dimenangi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sebuah raihan yang luar biasa, untuk bisa sekali lagi mengakhiri musim di posisi satu, terutama pada tahun di mana sangat spesial buat aku dengan perkawanian dan kelahiran putriku," ungkap petenis 28 tahun itu seperti dikutip dari Skysports.
Gelar pemain terbaik ini adalah yang kelima buat Federer sepanjang karir profesionalnya. Tapi penghargaan buatnya tak berhenti sampai di situ karena FedEx juga dipilih sesama rekan petenis untuk memenangi Stefan Edberg Sportsmanship Award, total yang keenam buatnya.
Titel terakhir yang dia bawa pulang adalah Petenis Favorit Fans, yang dipilih berdasarkan polling di situs resmi ATP. Hebatnya ini merupakan tahun ketujuh secara beruntun Federer dipilih sebagai favorit oleh penggemar tenis.
Di kategori lainnya, ATP menyerahkan ATP World Tour Doubles Team of the Year pada pasangan kembar asal Amerika Serikat, Bob dan Mike Bryan. Sementara John Isner dianggap sebagai petenis dengan perkembangan paling pesat.
Penghargaan Pendatang Baru Terbaik jatuh kepada Horacio Zeballos, yang berhasil menembus posisi 50 besar dunia.
(din/roz)











































