Hal tersebut dipastikan oleh CEO WTA, Stacey Allaster. Menurut dia, perpanjangan kontrak dengan Sony Ericsson bukan terkait soal judul turnamen.
"Itu bukanlah deal soal titel (turnamen), tapi mereka tetap menjadi rekan eksklusif tur, partner global. Tidak ada pihak yang lebih besar dari Sony Ericsson. Ini adalah komitment kami kepada mereka," terang Allaster seperti diberitakan Yahoosports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai kesepakatan memang tidak diungkapkan secara resmi, namun diyakini mencapai nilai 27 juta dolar untuk durasi tiga tahun. Selain itu, meskipun secara keseluruhan nilai kontrak menurun, akan tetapi Allaster membantah jika keuntungan turnamen merosot drastis.
"Tidak ada pertanyaan soal perbedaan waktu. Kesepakatan telah kembali diperbarui. Sungguh sebuah kesepakatan keuangan yang baik untuk WTA Tour. Apa yang kami dapatkan adalah stabilitas keuangan pada '11 dan '12," tuntas Allaster.
(nar/din)











































