Nadal saat ini ada di peringkat tiga dunia, berada di belakang Novak Djokovic yang ada di tangga kedua dan seteru abadinya Roger Federer di puncak.
Sepanjang setahun terakhir, Nadal sering menghadapi problem terkait dengan fisiknya. Bahkan ia sempat tidak ikut dari turnamen bergengsi Wimbledon tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selepas menjadi juara, petenis yang dikenal sebagai jagoan lapangan tanah liat itu memilih absen di gelaran yang dilangsungkan di negara sendiri yakni Tenis Barcelona Terbuka.
"Menurut saya musim ini Nadal akan mengikuti turnamen dalam jumlah yang lebih sedikit (dibandingkan musim lalu)," demikian pelatih Nadal, Toni seperti diberitakan Reuters.
Toni mengatakan bahwa Nadal tidak terlalu khawatir apabila peringkat dari petenis 23 tahun itu turun akibat dari keputusan tersebut.
"Bagi Rafa yang terpenting bukanlah ranking, namun berada dalam kondisi terbaik di setiap turnamen yang diikuti dan juga mengetahui seberapa besar kans dia untuk memenangi turnamen yang diikuti," tukas Toni.
"Keputusan untuk tidak mengikuti Barcelona Terbuka juga berkaitan dengan persiapannya untuk keseluruhan musim ini yang bakal berat. Keputusan itu juga sebagai upaya untuk menghindari problem yang mungkin bisa mengganggu kiprahnya di Wimbledon atau pun Roland Garros."
Nadal selama ini dikenal sebagai petenis yang mengandalkan permainan fisik. Toni menegaskan bahwa anak asuh sekaligus keponakannya itu tidak perlu mengganti gaya bermain demi meminimalkan risiko cedera.
"Bila menyaksikan pertandingan Nadal, maka Anda akan melihat bahwa dia tidak berlari lebih banyak dibandingkan lawannya. Jadi Rafa tidak semata bermain mengandalkan fisik," demikian Toni.
(nar/roz)











































