Dalam laga final yang digelar Minggu (2/5/2010) malam WIB, Henin harus bertarung sepanjang tiga set sebelum memastikan diraihnya gelar juara. Petenis 27 tahun asal Belgia itu menundukkan Stosur dengan 6-4, 2-6 dan 6-1.
Kemenangan di turnamen tanah liat itu tak hanya jadi bekal bagus Henine jelang Prancis Terbuka yang akan dimulai tiga pekan lagi. Ini juga menjadi gelar juara pertama Henin setelah dia memutuskan comeback ke dunia tenis pada Januari 2010 lalu, mantan nomor satu dunia itu sempat gantung raket selama 19 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak pernah berpikir akan kembali ke sini. Di lapangan tanah liat, itu sangat berarti buat saya. Saat saya melihat Roger Federer memenangi Prancis Terbuka (2009), saya memberinya banyak hormat. Itu menghidupkan kembali api yang sempat hilang. Banyak yang harus dikerjakan untuk bisa kembali, dan pekerjaan itu belum selesai," sahut Henin di Reuters.
Pekerjaan Henin memang belum selesai karena dia ditunggu untuk kembali berbicara banyak di Rola Garros. Tahun ini akan menjadi kali pertama Henin berpartisipasi di Prancis Terbuka setelah jadi juara di kompetisi yang sama tahun 2007 lalu.
(din/mrp)











































