Menghadapi Kirilenko, Serena langsung pegang kendali sedari awal. Sepanjang laga si petenis rangking satu dunia acap menghujani lawannya dengan servis-servis dahsyat yang beberapa kali bahkan melebihi kecepatan 190 km per jam.
Bukan hanya berbekal servis, pergerakan Serena pun layak diacungi jempol karena beberapa kali tak kenal lelah memburu bola ke arah net. Dia bak ingin menunjukkan bahwa kondisi fisiknya kini sudah di puncak pasca pemulihan dari cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan keberhasilan lolos ke semifinal ini maka Serena kini menanti lawan dari duel antara saudaranya sendiri, Venus, yang dihadapkan dengan petenis Serbia Jelena Jankovic.
"Aku akan menghadapi lawan tangguh di pertandingan selanjutnya antara Venus atau Jelena. Ya tentu saja, 'Ayo V!" seru Serena menyebut inisial nama depan Venus, seperti dikutip Yahoosports.
Partai semifinal lain sudah dipastikan bakal mengetengahkan duel antara petenis non-unggulan Maria Jose Martinez Sanchez kontra Ana Ivanovic. Martinez Sanchez lolos dengan kemenangan 7-6, 6-4 atas Lucie Safarova sedangkan Ivanovic melewati Nadia Petrova 6-2, 7-5.
(krs/key)











































