Kembali turun sebagai tunggal pertama, Taufik harus menghadapi Kashyap Parupalli. Meski punya peringkat yang jauh lebih baik, Taufik (5) dibuat kerepotan oleh lawannya yang cuma berada di posisi 33 itu.
Taufik bahkan terpaksa menelan kekalahan 14-21 di set pertama. Dia kemudian memang berhasil mengamankan dua set selanjutnya, tapi itu juga didapat lewat pertarungan yang mudah karena Parupalli tetap memberi perlawanan sengit. Dua set akhir itu berkesudahan 21-19 dan 21-18.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalo lapangan di sisi sana, saya menang angin setiap angkat bola, jadinya sering out, kalau lapangan sebelah sini saya bisa lebih mengontrol." ujarnya dalam konferensi pers yang dilangsungkan usai pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Taufik haru berhati-hati jika bermain di belakang karena bola akan mudah keluar.
"Apa yang saya punya seperti teknik dan fisik tidak keluar semua. Karena saya takut bola out. Saya menang karena saya lebih tua dari dia," seloroh Taufik di akhir konferensi pers merujuk pada selisih lima tahun usianya dengan sang lawan.
Ayo dukung Tim Thomas dan Uber Indonesia (din/key)











































