Firda tampil di partai pertama Indonesia melawan Denmark, Selasa (11/5/2010), di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, menghadapi Camila Sorensen. Sempat tertinggal di awal-awal set pertama, ia berhasil memperbaiki permainan dan menang 21-11 21-11.
Pada pertandingan pertama melawan Australia, pemain berusia 23 tahun itu turun di nomor tunggal kedua. Hasilnya ia menang dua set langsung 21-12 21-5 atas Erica Pong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bagian dari strategi. Rapat tim tadi malam, kita menganggap dengan susunan tim hari ini, peluang kita lebih bagus. Dengan Firda main pertama, peluang mendapatkan poin lebih mantap ketimbang Maria Febe," terang Djendjen usai pertandingan.
"Paling tidak Firda lebih berpengalaman. Dia 'kan lebih lama main di level beregu. Kita berharap dia bisa membuka jalan, dan kita lihat tadi, hasilnya sesuai harapan," sambungnya.
Kemenangan atas Denmark ini membuat Indonesia menjuarai Grup B dan tidak akan bertemu dengan juara gurp-grup lain di babak perempatfinal.
"Karena kans memilih lawan sulit, makanya dari awal kita yang penting menang. Dengan menang kita bisa juara grup. Dengan menjadi juara grup, kemungkinan bertemu tim-tim yang lebih ringan dibanding China, misalnya, lebih terbuka," tukas Djendjen.
Siapa lawan Indonesia di babak delapan besar akan ditentukan dalam pengundian nanti malam. Dua tahun lalu anak-anak "Merah Putih" berhasil menembus ke final di Jakarta, sebelum kalah 0-3 dari China.
(din/key)











































