Seperti dilaporkan wartawan Detiksport dari Putra Stadium, Rabu (12/5/2010) pagi WIB, Taufik terlalu dominan atas Parupalli di set pertama. Kedudukan sempat sama kuat 4-4 di awal-awal set, namun Taufik dengan cepat unggul atas tunggal pertama India itu dengan 8-4.
Parupalli kemudian mengejar ketertinggalannya menjadi 8-6. Setelah Parupalli mengejar menjadi 8-7, barulah Taufik tancap gas. Tunggal pertama Indonesia ini tak terhentikan sampai akhirnya memenangi set pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhirnya Taufik menuntaskan set pertama ini dengan keunggulan telak 21-12.
Namun demikian, Taufik justru keteteran di set kedua. Start-nya tergolong lambat dan "membiarkan" Parupalli dengan leluasa unggul jauh sampai 0-6. Taufik kemudian mengumpulkan poin, tapi Parupalli sudah unggul jauh 5-13.
Perolehan poin Taufik kemudian terhenti di angka 10. Ia pun harus merelakan set kedua ini menjadi milik sang lawan dengan skor 10-21.
Pertarungan lebih ketat terjadi di set ketiga. Kedua pemain saling kejar-mengejar angka sejak awal dan skor sempat sama kuat 4-4. Taufik kemudian sempat unggul 6-4, namun Parupalli membalapnya menjadi 6-7.
Pertarungan pun berlanjut ketika Taufik tertinggal 8-10. Namun, dengan cepat ia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 10-10.
Satu pukulan Taufik akhirnya masuk ke area Parupalli, membuat andalan pertama Indonesia ini unggul 15-13. Kemudian, satu pukulannya lagi masuk ke sisi kanan area Parupalli hingga akhirnya ia unggul 17-13.
Taufik pun kemudian tak terhentikan. Ia berhasil memenangi set penentuan ini dengan skor 21-17, membuat Indonesia unggul 1-0 atas India. (roz/din)











































