Tekad Juara Simon

Piala Thomas

Tekad Juara Simon

- Sport
Rabu, 12 Mei 2010 18:15 WIB
Tekad Juara Simon
Kuala Lumpur - Tim Thomas Indonesia selalu kandas di babak semifinal pada tiga edisi terakhir. Simon Santoso tak mau lagi begitu dan cukup percaya diri bisa membawa pulang Piala Thomas ke Indonesia.

Dengan 13 gelar juara, Indonesia adalah peraih terbanyak gelar juara Piala Thomas. Namun, lambang supremasi tertinggi kejuaraan bulutangkis beregu putra itu tak pernah lagi jadi milik Indonesia sejak tahun 2002.

Pada tiga edisi setelah itu, 2004 (Jakarta), 2006 (Tokyo) dan 2008 (Jakarta), 'Merah Putih' selalu terbentur di semifinal. Simon, yang baru saja menjadi penentu laju Indonesia ke semifinal, bertekad mendobrak tradisi buruk tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah Sony Dwi Kuncoro cedera di laga terakhir fase grup melawan Arvind Bhatt dari India, Simon maju sebagai tunggal kedua dengan menghadapi lawan yang sama di perempatfinal. Kalau Sony sebelumnya sempat dibuat repot Bhatt, Simon mulus melaju dengan menang 21-8 dan 21-10.

Hasil yang dituai Simon itu bikin Indonesia unggul 3-0 atas India sehingga berhak melaju ke semifinal. "Saya senang bisa merebut poin penentu dan membantu tim ke semifinal."
Β 
"Tentu saja saya ingin jadi bagian dari tim di partai-partai selanjutnya. Kami punya tim tangguh dan saya yakin kami bisa terus maju setelah di tiga edisi terakhir terbentur di semifinal, di mana saat itu saya juga ada di dalam tim," tekad Simon di situs resmi Piala Thomas & Uber.

Di laga selanjutnya, belum dipastikan apakah Simon akan tetap jadi tunggal kedua atau kembali jadi tunggal ketiga jika Sony sudah pulih. Simon sendiri tak mempermasalahkan di mana dia akan diplot.

"Tak masalah apakah saya main sebagai tunggal kedua atau ketiga," tegas Simon, tampak bertekad meraih gelar juara Thomas pertamanya.

Ayo dukung tim Thomas dan Uber di siniΒ Β Β Β Β Β  (krs/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads