Pada partai ketiga di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Jumat (14/5/2010), Simon menyerah 19-21, 21-13 dan 11-21. Skor pun sementara 2-1, tetap untuk Indonesia, setelah dua angka pertama disumbangkan Taufik Hidayat dan ganda Markis Kido/Hendra Setiawan.
"Saya tidak merasa terbebani secara mental. Hambatan juga tidak ada, tapi hari ini dia tampil bagus. Waktu lawan Malaysia (di babak Grup B -- Red) juga bagus. Dia bisa menekan, juga agresif," ulas Simon tentang lawannya yang merupakan pemain peringkat 40 dunia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sempat mengendor di set ketiga, kayaknya balik tertekan. Saya bingung sendiri, jadi ragu-ragu semua. Mau main reli banyak mati sendiri. Mau menyerang, dia tipe pemain yang enak untuk begitu," jelas pemain berusia 24 tahun itu.
Saat ditanya detiksport tentang perasaannya yang tidak bisa menjadi pengunci kemenangan Indonesia, karena sebelumnya sudah unggul 2-0, Simon tidak merasa hal itu sebuah sebuah masalah besar.
"Semua ingin menang. Kita masih punya kesempatan. Saya harap ganda kedua kita bisa menang," tukasnya.
Saat berita ini diturunkan pasangan Nova Widanto/Alvent Yulianto masih bertanding melawan Noriyasu Hirata/Hroyuki Endo. (a2s/din)











































