Pertandingan yang berlangsung di lapangan Phillippe Chatrier, Kamis (3/6/2010), ini baru berlangsung satu set dengan kemenangan di pihak Schiavone, 7-6 (7-3). Saat itulah, Dementieva mundur.
Mundurnya Dementieva terasa mengejutkan karena selama pertandingan set pertama yang berlangsung 69 menit, petenis Rusia tidak mendapatkan perawatan apapun. Sampai kini belum ada keterangan cedera apa yang menimpanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan Schiavone melangkah ke final adalah yang pertama yang dilakukan petenis wanita Italia di Grand Slam. Sebelum ini pun, hasil terbaik Schiavone di Grand Slam adalah dua kali perempatfinal di Wimbledon 2009 dan AS Terbuka 2003.
"Ini fantastis. Saya tidak tahu apa yang terjadi tapi saya telah mencetak sejarah buat Italia dan diri saya sendiri. Saya akan menikmati final," seru Schiavone sumringah seperti dikutip Reuters.
Dalam partai final yang akan digelar pada Sabtu (5/6), Schiavone akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Jelena Jankovic melawan Samantha Stosur.
(arp/arp)











































