Dengan mengambil tema "Celebrate World's Badminton Passion!" event tahunan ini akan kembali dihelat di Istora Senayan, Jakarta, dari tanggal 22-27 Juni 2010. Sedikit berbeda lantaran turnamen kali ini merupakan terakhir kalinya Indonesia Open berlabel "Super Series". Untuk tahun depan, turnamen ini bakal naik kelas menjadi Premier Super Series.
Lantaran bakal naik kelas itu jugalah pihak penyelenggara berniat untuk membuatnya menjadi lebih meriah. Apa saja yang akan dilakukan oleh mereka? ""Semoga turnamen kali ini bisa lebih sukses dari tahun lalu. Tahun lalu sudah sukses, tetapi saya harap kali ini jauh lebih sukses," ujar Ketua Umum PBSI Djoko Santoso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pihak penyelernggara juga bakal menyediakan aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel. Nantinya, sistem aplikasi ini bisa diunduh lewat situs www.djarumindonesiaopen.com.
"Kami juga aka menyediakan aplikasi mobile untuk turnamen kali ini. Inti kontennya mungkin yang utama adalah jadwal pertandingan dan hasil pertandingan."
"Kami menggelari turnamen ini sebagai Road to Premier Super Series. Jadi ini adalah terakhir kalinya turnamen ini bergelar Super Series dan tahun depan sudah naik kelas jadi Premier Super Series," lanjut Handojo.
Hanya saja, di tengah kemeriahan ini tak terdengar nama wakil-wakil dari China. Ya, para pemain 'Negeri Tirai Bambu' itu memutuskan untuk tak ambil bagian pada turnamen tahun ini lantaran ada turnamen lokal di negara sendiri.
Toh demikian, bintang tunggal putra semisal Lee Chong Wei (Malaysia) dan juara tunggal putri, Sania Nehwal, tetap akan tampil.
(roz/nar)











































