Ke-31 anak itu terdiri dari 19 putra dan 12 putri. Di bagian putra, peserta daerah asal terjauh yang diterima adalah Surya Purnamasidi (klub Harapan Samarinda). Namun, anak ini lahir di Mojokerto, 31 Januari 1999 silam.
Di bagian putri, peserta terjauh yang diterima juga berasal dari Samarinda. Hanya saja klubnya bukan Harapan, melainkan Pengairan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan, anak-anak usia 11 tahun hingga 14 tahun itu akan menjalani masa karantina selama lima hari, terhitung mulai Senin (5/7) esok. Jumat (9/7), mereka diperkenankan pulang.
"Pengumuman hasil karantina akan disampaikan melalui surat atau telepon Rabu, 14 Juli," katanya di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (4/7/2010).
Yoppy mengatakan, para peserta telah diuji kemampuan bermainnya sesama peserta selama dua hari. Yang lolos masih menjalani tes fisik, berupa kelincahan dan sinkronisasi gerak. Dalam masa karantina, mereka diuji kemampuan dan mentalnya.
"Tak semua yang dikarantina, lolos mendapatkan beasiswa. Jadi pada masa karantina, peserta masih harus bersaing," pungkasnya.
(a2s/a2s)










































