Dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (4/7/2010) malam WIB, Nadal relatif tidak kesulitan untuk mengatasi perlawanan petenis unggulan 12 tersebut dengan 6-3, 7-5, 6-4. Nadal cuma butuh waktu dua jam 13 menit untuk merampungkan laga ini.
Nadal sudah terlihat superior buat Berdych sejak awal pertandingan. Petenis Spanyol ini mampu memimpin hingga 5-3 sebelum menutup set pertama dalam waktu kurang lebih setengah jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di set terakhir, Nadal tidak terbendung. Setelah memimpin 5-4, petenis berusia 24 tahun ini langsung memimpin di angka 30-0. Berdych nyaris saja memaksakan untuk deuce sebelum akhirnya gagal mengantisipasi forehand lawannya sekaligus memastikan kemenangan buat Nadal.
Bagi Nadal ini adalah gelar Wimbledon kedua dalam karirnya di mana ia pernah meraihnya dua tahun silam. Gelar ini melengkapi total koleksi titel Grand Slam petenis nomor satu dunia itu yang kini mencapai delapan buah.
Pencapaian Nadal tersebut bikin dia menjadi petenis Spanyol pertama yang berhasil meraih dua gelar Wimbledon. Manolo Santana pernah menjuarai turnamen ini pada 1966.
"Sebuah mimpi bisa berlaga di final turnamen ini," girang petenis berjuluk King of Clay tersebut seusai laga yang dikutip Reuters.
"Memiliki trofi ini di tangan saya, luar biasa. Kamu (Berdych) telah melalui sebuah musim yang menakjubkan, maaf untuk hari ini tapi saya berharap keberuntungan untuk Anda di sisa musim ini," sambung dia.
Dalam perjalanannya ke final, Berdych telah mampu menghadirkan kejutan dengan mengalahkan juara bertahan, Roger Federer dan Novak Djokovic. Meski begitu, Berdych toh tetap gagal menjadi juara.
"Sungguh dua minggu yang hebat untuk saya tapi dia (Nadal) sangat kuat hari ini. Dia telah menunjukkannya sejak dua bulan lalu, dia adalah juara dan dia pantas untuk menang hari ini," pungkas petenis asal Republik Ceko ini.
(a2s/mrp)











































