Sempat tertinggal di set pertama, Federer membalikkan keadaan untuk mengalahkan Mardy Fish 6-7 (5-7), 7-6 (7-1), 6-4. di final Cincinnati Masters di Mason, Ohio, Senin (23/8/2010) dinihari WIB.
Barangkali tak banyak yang tahu, tapi kemenangan Federer di Cincinnati adalah titel pertamanya dalam tujuh bulan. Kali terakhir petenis Swiss itu bertakhta adalah di Australia Terbuka bulan Januari silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyenangkan tahu kalau kerja keras yang saya lakukan setelah Wimbledon terbayar. Saya tahu, ini bukan cuma hasil kerja dari sana, tapi saya sudah berkomitmen ke tenis selama bertahun-tahun. Saya pikir saat Anda melakukannya dan terus mencari peluang, Anda pasti sukses dan menang lagi," lega Federer.
Kemenangan Federer di Cincinnati terjadi cuma seminggu sebelum Grand Slam AS Terbuka digelar. Melihat penampilan Federer yang mantap di Cincinnati, semua pasti setuju kalau mantan petenis nomor satu dunia itu tetap jadi favorit di Flushing Meadows.
Di AS Terbuka tahun lalu, Federer berhasil melangkah sampai ke final, tapi ia ditundukkan Juan Martin del Potro. Dengan Del Potro dipastikan absen, sementara para pesaing lain seperti Rafael Nadal dan Novak Djokovic kurang mengilap bila tampil di lapangan keras, maka Federer memang layak jadi unggulan.
"Dia seorang juara sejati, dia yang terhebat sepanjang masa," komentar Fish tentang Federer seperti mengonfirmasi.
(arp/din)











































