Setelah mengalami penundaan satu hari karena hujan, duel Nadal versus Novak Djokovic digelar pada Senin sore waktu setempat atau Selasa (14/9/2010) dinihari WIB. Hasilnya, Nadal yang merupakan unggulan teratas mampu mengatasi lawannya itu dengan 6-4 5-7 6-4 6-2.
Sebuah catatan khusus adalah Nadal untuk pertama kalinya kehilangan set di sepanjang turnamen AS Terbuka tahun ini -- tapi itu tidak menggagalkannya meraih kesuksesan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukses ini membuat Nadal sebagai pemain ketujuh dalam sejarah yang pernah memenangi semua turnamen Grand Slam (Australia Terbuka, Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka). Enam pendahulunya adalah Fred Perry, Din Budge, Rod Laver, Roy Emerson, Andre Agassi dan Federer.
Kini koleksi trofi Grand Slam Nadal bertambah menjadi sembilan. Ia dominan di Prancis Terbuka dengan memenanginya sebanyak lima kali. Di Wimbledon ia juara dua kali, sedangkan di Australia dan AS baru satu kali.
Petenis kidal asal Spanyol itu juga menjadi orang pertama yang meraih tiga kemenangan Grand Slam berturut-turut, setelah Laver menyapu bersih di tahun 1969. Yang tidak ia menangi di tahun ini adalah Australia Terbuka, yang direngkuh Federer.
Sementara itu Djokovic, yang sempat membanting dan merusakkan raketnya karena marah dalam permainannya melawan Nadal, untuk kedua kalinya harus rela menjadi runner up di New York. Ia juga pernah tampil di final di tahun 2007, tapi kalah dari Federer.
Pemain asal Serbia itu juga masih harus menunggu untuk bisa menambahkan koleksi Grand Slam-nya. Petenis nomor tiga dunia ini baru pernah juara di Australia di tahun 2008. Di Prancis dan Wimbledon ia bahkan belum pernah menembus final. (a2s/a2s)











































