Sebelum berkiprah di AS Terbuka 2010, sudah delapan gelar Grand Slam dikoleksi Nadal. Dengan jumlah itu saja si petenis Spanyol rangking satu dunia jelas telah masuk ke dalam jajaran petenis elit.
Memang, dari delapan gelar tersebut ada satu yang "hilang" karena Nadal belum pernah memenangi AS Terbuka. Delapan gelarnya itu diraih sekali di Australia Terbuka, lima kali di Prancis Terbuka dan dua kali di Wimbledon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi keuletan Djokovic, Nadal akhirnya harus kehilangan set untuk kali pertama di turnamen ini usai kalah di set kedua. Namun, dalam waktu total tiga jam dan 43 menit Nadal akhirnya menundukkan Djokovic dan dinobatkan jadi kampiun AS Terbuka 2010. Maka lengkaplah koleksi Grand Slam milik Nadal.
"Ini lebih dari apa yang aku impikan. Berada dan sampai di final ini saja sudah luar biasa. Bisa memegang trofi itu dengan tanganku beberapa saat lagi, sulit dipercaya," ujar Nadal saat presentasi trofi, beberapa saat usai kemenangannya.
Dengan capaian tersebut, Nadal menjadi satu dari tujuh petenis yang mampu mengoleksi seluruh gelar Grand Slam. Hanya Nadal dan Roger Federer yang masih aktif bermain tenis di dalam daftar tersebut.
Reuters juga mencatat bahwa semenjak aksi Rod Laver di tahun 1969, baru Nadal yang kembali bisa menjadi juara Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka di tahun yang sama.
"Aku ingin mengucapkan selamat untuk Rafa dan timnya atas turnamen yang luar biasa. Sekarang dia adalah petenis terbaik di dunia dan dia layak meraih gelar itu. Sekali lagi selamat," puji Djokovic.
Selamat, Nadal!
(krs/nar)











































