Nadal dua pekan silam menjuarai AS Terbuka dengan mengalahkan Novak Djokovic. Keberhasilan ini membuat petenis Spanyol itu komplet karena sebelumnya sudah pernah menjuarai Australia Terbuka, Prancis Terbuka dan Wimbledon.
Tapi di mata sesama petenis, Nadal belumlah setara dengan Federer. Ukurannya adalah Federer sudah 16 kali memenangi Grand Slam, sedangkan Nadal baru merebut sembilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Nadal) sudah memenangi banyak Grand Slam, begitu banyak titel, tapi buat saya, Federer masih yang terbaik," timpal peteni Swedia, Robin Soderling, mengamini Ferrer.
Pendapat yang sama dilontarkan Tomas Berdych. "Untuk menjadi petenis yang paling banyak menjuarai Grand Slam, Nadal masih perlu beberapa. Jadi, saya pikir itu masih jauh," tukas petenis ranking tujuh dunia itu.
Namun ketiganya juga sepakat kalau dengan usia yang lima tahun lebih muda dari Federer (Nadal 24 tahun, Federer 29), maka kans Nadal untul melewati catatan Federer tetap terbuka.
"Rafa masih sangat muda. Jika dia sehat, jika masa bermainnya lama, maka dia berpeluang (melewati). Saya pikir dia punya kans untuk jadi petenis terbaik dalam sejarah," ungkap Soderling mewakili rekan-rekannya.
(arp/krs)











































