"Karena laga internasional, wasit dan perangkat pertandingan tentu standar internasional," kata Wakil Sekum Panitia Kejuaraan Badminton Indonesia Open Grand Prix 2010, Charles Siahaan, kepada detiksport, Rabu (06/10/2010).
Indonesia Open GP Gold 2010 sendiri bakal digelar di GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda, 12-17 Oktober mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) melakukan supervisi. Tentu juga melibatkan wasit Indonesia sebagai tuan rumah," ujar Charles.
Para wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan tersebut dijadwalkan akan datang ke Samarinda 8 Oktober 2010 mendatang. Berselang dua hari kemudian, akan hadir para pebulutangkis dunia.
"Selanjutnya mereka akan bertatap muka dengan Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak," tambah Charles.
Panitia sendiri mencetak tiket sebanyak 3.200 lembar, sesuai dengan kapasitas GOR Palaran yang sebelumnya juga pernah digunakan sebagai arena PON XVII 2008 Kaltim. Sebanyak 1.500 lembar tiket di antaranya merupakan tiket VIP.
Untuk media partner, panitia telah menggandeng TV One untuk menyiarkan langsung pertandingan tersebut.
"Untuk peliput media asing di antaranya Xin Hua, media dari China, yang sudah melaporkan kepada panitia," tutup Charles.
(arp/arp)











































