"Tinggal menunggu peserta datang. Mereka tiba di sini (Samarinda) pada tanggal 10 dan 11 Oktober," kata Ketua Bidang Turnamen PB PBSI, Mimi Irawan, kepada detiksport di GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda,Jumat (8/10/2010) malam.
Tingkat kesiapan 90 persen yang dimaksud adalah terkait dekorasi ruang laga, kursi penonton, lapangan pertandingan hingga suplai listrik selama berlangsungnya kejuaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamatan detiksport, seluruh pekerja tengah sibuk menggelar karpet pertandingan, membersihkan seluruh sudut GOR serta membenahi berbagai macam fasilitas GOR.
Sejumlah negara peserta, masing-masing China, Malaysia dan Jepang, menjadi tiga negara yang akan tiba terlebih dahulu di Bandara Sepinggan Balikpapan setelah menempuh penerbangan negara asal menuju Singapura hingga di Jakarta. Setelah tiba di Balikpapan, mereka akan melanjutkan perjalanan darat menuju Samarinda.
Panitia juga mempersiapkan empat lapangan untuk dipergunakan atlet berlatih sebelum berlaga. "Kami siapkan lapangan untuk latihan di GOR Bulutangkis Sempaja," imbuh Mimi.
Ditambahkannya, Indonesia sebagai tuan rumah akan berupaya keras untuk menghasilkan pelaksanaan pertandingan yang memuaskan bagi seluruh negara peserta.
Dua hotel berbintang juga dipersiapkan bagi seluruh negara peserta, ofisial maupun utusan Badminton World Federation (BWF)
"Kita sebagai tuan rumah menginginkan hasil excellent. Bukan good. Pokoknya mereka (negara peserta) jadi raja sekali," tambah Mimi.
Selain peserta, dalam rombongan BWF terdapat referee, deputi referee dan asisten referee hingga dokter. Kejuaraan tersebut melibatkan 15 orang wasit dan 36 orang hakim garis.
"Kejuaraan memperebutkan total hadiah 120.000 dolar Amerika," tutup Mimi.
(arp/din)











































