"Lapangan sudah ready dan siap dipakai," kata Kepala Bidang Turnamen dan Perwasitan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Mimi Irawan, kepada detiksport di Gor Bulutangkis Palaran, Jl AM Rifaddin,Samarinda,Sabtu (09/10/2010) malam.
Berdasarkan pengamatan, kesiapan lapangan ditunjukkan dengan pemasangan karpet kelima lapangan yang diimpor dari perusahaan aparel Yonex. Penerangan lampu juga terlihat memadai berikut fasilitas lapangan seperti monitor live score digital hingga tempat duduk wasit plus referee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah mulai datang tanggal 10 Oktober karena manajer negara peserta, wasit dan hakim garis akan meeting pada tanggal 11 Oktober," ujar Mimi.
Sejauh ini, sambung Mimi, belum ada satupun negara peserta yang melaporkan adanya pengunduran diri dari kejuaraan. Sepuluh negara selain tuan rumah Indonesia, masing-masing antara lain Jepang, Thailand, China, China Taipei, Malaysia, Austria, India, Singapura masih konsisten menyatakan keikutsertaannya.
"Belum ada perubahan. Mereka masih menyatakan ikut kejuaraan," imbuh Mimi.
BWF juga akan mendatangkan IEC, yang bertugas mengatur penyebarluasan siaran pertandingan ke media Internasional.
Para pebulutangkis yang tiba di Samarinda juga dijadwalkan akan menjajal lapangan GOR Bulutangkis Palaran, pada hari Senin (11/10/2010) pagi.
"Awalnya kita siapkan lapangan latihan di GOR Sempaja.Tapi mereka inginnya di GOR Palaran.Tidak apa-apa," tutup Mimi.
(din/din)











































