Setelah sebelumnya menyingkirkan Serena Williams dari tangga tertinggi peringkat WTA, Wozniacki melengkapinya dengan meraih gelar keenam musim ini berkat kemenangan atas Zvonareva.
Di dalam pertandingan, Senin (11/10/2010), yang sempat tertunda 24 jam karena cuaca buruk, Wozniacki memulai dengan tak mengesankan. Acap tak jitu menempatkan bola dengan forehandnya, ia pun ketinggalan cepat 1-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada set kedua, ganti Zvonareva yang tampil prima. Pada kedudukan 3-1, ia berhasil meraih kunci kemenangannya di set ini.
Wozniacki tak mau kalah dan membenahi penampilan pada set penentu. Pukulan-pukulan jitu pun ia lancarkan ke arah lapangan Zvonareva untuk langsung memimpin 3-0.
Zvonareva bukannya tak punya peluang. Dua kali ia sempat unggul 30-love saat Wozniacki melakukan servis, tapi dua kesempatan itu tak dapat ia maksimalkan.
"Setelah meraih kemenangan di pertandingan kedua di sini, aku dipastikan menjadi petenis rangking satu dunia, jadi Beijing akan selalu menjadi tempat spesial buatku. Aku bahkan sudah tak sabar ingin kembali lagi," ceplos Wozniacki di Sky Sports.
(krs/key)











































