Dalam laga yang berlangsung Kamis (14/10/2010) waktu setempat, derasnya smash yang diberikan Taufik,membuat Henrikho kewalahan. Berdasarkan statistik pertandingan, 10 kali smash Taufik membuatnya sukses meraup poin demi poin. Peraih emas Olimpiade 2004 itu pun unggu 21-12.
Memasuki set kedua, Taufik terus menekan Henrikho. Variasi permainan net dan smash Taufik membuat Henrikho agak kesulitan mengimbangi permainan Taufik. Lewat sembilan kali smash dan tujuh kali unggul dalam permainan net, Taufik menyudahi laganya 21-13.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di perempatfinal Taufik akan menghadapi unggulan ketujuh China Pengyu Du,yang sukses menundukkan tunggal putra Thailand, Pisit Poodchalat 21-15 21-12.
Mengenai kans pertandingan tersebut,Taufik mengaku tetap optimistis menundukkan lawannya,Jumat (14/10/2010) besok. "Seharusnya,saya bisa menang. Tapi ini permainan. Ada menang,ada kalah," ujarnya.
Hasil pertandingan lainnya, ganda putra Indonesia Yoga Uki Kasah/Joko Riyadi dipaksa menyerah dari pasangan unggulan keempat ganda putra China Taipei, Min Chun Liao/Chun Wei Wu. Sempat memenangi set pertama 21-15, pasangan Indonesia harus menyerah di dua set berikut dengan 15-21, 21-23.
Ganda putri Indonesia Andriani Ratnasari/Maya Rosita juga harus mengakui kemenangan pasangan putri China,Ying Luo/Yu Luo dengan 7-21, 8-21.
Ganda campuran,Tri Kusharjanto/Minarti Timur, sukses memetik kemenangan straight set atas Yao Han Ow/Pei Jing Lai dari Malaysia 23-21 21-5.
(nar/nar)











































