Berlaga di hadapan pendukungnya sendiri yang hadir di GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (15/10/2010) sore WITA, Febe memang dengan kedudukan 21-17 dan 21-13.
Bermain tenang menjadi sukses kemenangan Febe di set pertama. Pukulan-pukulan smash yang dilancarkan Hui Zhou tidak membuat Febe gentar. Dia malah mampu keluar dari tekanan dengan mengandalkan permainan net untuk akhirnya menutup dengan keunggulan 21-17.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa Febe kali ini terbilang lebih baik. Meski menjadi harapan Indonesia di sektor tunggal putri, namun tidak menjadi beban baginya.
Ditemui usai pertandingan, Febe mengaku kunci kemenangannya adalah dengan memahami situasi di lapangan.
"Saya belajar dari faktor non teknis sebelumnya.Dan saya pahami kondisinya," kata Febe kepada wartawan.
Di semifinal Febe akan berhadapan dengan tunggal putri Thailand, Ratchanok Inthanon dalam laga yang akan dilangsungkan pada Sabtu (16/10/2010) besok.
Mengenai permainan Ratchanok, Febe mengaku akan ekstra hati-hati karena sebelumnya dia dikalahkan Ratchanok.
"Di event Vietnam Challenge,saya kalah.Main di sini,saya harus balas kekalahan saya. Kuncinya saya tidak akan bermain mengikuti iramanya," tuntas Febe.
Di laga lainnya, ganda putri Indonesia, Anneke Feinya/Annisa Wahyuni juga melangkahΒ ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Malaysia,Vivian Kah Mun Hoo/Yin Loo Lim dengan 21-7 dan 21-16.
Sementara itu dari tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka berhasil menyigkirkan rekan senegaranya Tommy Sugiarto. Rumbaka menang dalam pertandingan sepanjang tiga set 21-19, 14-21 dan 21-13.
Sedangkan di partai tunggal putri lainnya,Beiwin Zhang dari Singapura lolos ke semifinal setelah mengandaskan Hsiao Huan ChenΒ (China Taipei) dengan 21-18 dan 21-13.
(din/mrp)











































