Kleybanova Kehilangan Dementieva

CBTC 2010

Kleybanova Kehilangan Dementieva

- Sport
Sabtu, 06 Nov 2010 08:01 WIB
Nusa Dua - Bagi Alisa Kleybanova, Elena Dementieva bukan cuma rivalnya di dunia tenis melainkan seorang mentor dan idola. Maka ketika Dementieva pensiun akhir bulan lalu, Kleybanova mengaku sangat kehilangan.

WTA Tour Championship yang dihelat di Qatar Oktober lalu jadi pertandingan terakhir Dementieva. Kekalahan dari Francesca Schiavone jadi partai perpisahan bagi petenis 29 tahun itu dari dunia yang sudah membesarkan namanya sejak 1998.

Kekalahan itu tentunya terasa pahit bagi Dementieva mengingat ia harus meninggalkan tenis dengan hasil yang tak memuaskan. Kesedihan tak hanya jadi milik Dementieva seorang karena juniornya, Kleybanova yang selisih delapan tahun darinya pun turut merasakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baginya dari sekian banyak petenis wanita hebat yang dilahirkan Rusia, Dementieva adalah favoritnya dan menjadi role model bagi karirnya saat ini. Apalagi Kleybanova meraih gelar WTA pertamanya usai menundukkan Dementieva di Malaysia Terbuka Februari lalu.

"Saya sangat sedih mendengar Dementieva pensiun. Sejak saya bergelut di dunia tenis profesional, saya selalu mengidolainya. Dia jadi panutan buat saya," ucap Kleybanova dalam jumpa pers usai pertandingan perempatfinal Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010, BICC, Nusa Dua, Jumat (5/11/2010) sore WITA.

"Apalagi saya meraih gelar pertamanya dengan mengalahkan dia. Itu partai yang saya paling kenang tentunya hingga saat ini," sambungnya.

Meski tak pernah meraih gelar Grand Slam dalam karirnya, Dementieva punya prestasi hebat dengan meraih medali emas Olimpiade Sdyney 2000 dan Beijing 2008. Sebuah rekam jejak yang Kleybanova ingin tiru di Olimpiade 2012 nanti meski ia mengaku tak mudah masuk kedalam timnas Rusia.

"Mungkin bagi banyak petenis, gelar Grand Slam atau turnamen-turnamen WTA adalah yang tertinggi dalam karir mereka. Namun bagi saya membela Rusia di Olimpiade dan meraih emas adalah yang paling saya idamkan, seperti yang Dementieva lakukan," tutur petenis berusia 21 tahun itu.

"Meski saya akui tidak mudah masuk dalam tim Rusia karena banyak petenis-petenis wanita Rusia yang hebat. Namun saya ingin berusaha masuk ke sana untuk tampil di London 2012," tutup Kleybanova.

(mrp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads