Aprilia Yuswandari yang menjadi satu-satunya asa 'Merah Putih' dari nomor tungal gagal mencapai babak 16 Besar. Tunggal putri lainnya, Linda Wenifanetri lebih dulu "pulang" setelah di partai sebelumnya dikalahkan Inthanon Ratchanok.
Aprilia yang menjadi kampiun Kejurnas tiga tahun lalu itu takluk di tangan unggulan keenam Juliane Schenk setelah melakoni duel ketat selama lebih dari satu jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi Schenk kembali menunjukkan permainan terbaiknya. Di set terakhir, pebulutangkis Jerman ini sukses menutup laga dengan 21-19.
Nasib serupa turut dialami ganda putri yang tersisa Vita Marissa/Nadya Melati. Melawan Duaganong Aroonkesorn/Kuncala Voravichitchaikul, ganda putri Indonesia juga takluk lewat pertandingan selama tiga set.
Hasil ini menegaskan habisnya wakil ganda putri 'Tanah Air' di Hongkong Super Series tahun ini. Sebelumnya Meiliana Jauhari/Gresyia Polii tersingkir lebih awal usai dibekap pasangan Denmark.
Usai kalah tipis 19-21 di set pertama, Vita/Nadya menghidupkan asa dengan memenangi set kedua dengan angka 23-21. Di game terakhir, pasangan Thailand itu mampu mendominasi sehingga menang lebih mudah 21-15.
Pasangan gado-gado Robert Blair/Flandy Limpele masih terlalu lemah buat duet Amerika Serikat Howard Bach/Tony Gunawan. Setelah bertarung dalam perpanjangan set, Robert/Flandy takluk 21-9 16-21 19-21.
(rin/mrp)











































