Sejauh ini langkah Kuznetsova di Australia Terbuka masih mulus-mulus saja. Setelah mengatasi Alison Riske (Amerika Serikat) 6-3, 6-2 di babak pertama, petenis Rusia ini mangalahkan Arantxa Rus (Belanda) 6-1, 6-4 di babak kedua. Namun di babak ketiga dia akan menghadapi ujian berat karena bertemu mantan petenis nomor satu dunia Justine Henin.
Kuznetsova mengakui bahwa upaya memburu titel grand slam ketiganya memang berat. Petenis 25 tahun itu pun siap tampil habis-habisan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu Kuznetsova terpaksa absen lama karena mengalami cedera bahu. Peringkatnya pun melorot ke rangking 25 dunia, jauh di bawah prestasi terbaiknya, yakni rangking dua dunia di tahun 2007.
"Saya sedikit lelah. Sejak usia 16 tahun saya mengikuti turnamen sepanjang tahun. Tapi saya telah bekerja keras selama pra musim dan saya bermain lebih baik. Jadi saya hanya bisa gembira," sambungnya.
Di Australia Terbuka, Kuznetsova ditempatkan sebagai unggulan 23. Soal angka 23 ini, dia punya komentar unik.
"Hal pertama yang saya pikirkan adalah Michael Jordan," selorohnya, merujuk pada nomor 23 yang melekat pada jersey khas legenda basket itu.
Sementara soal pertemuan dengan Henin di babak ketiga, Kuznetsova menyebutnya sebagai duel ketat. Namun ia tetap optimistis bisa melewati hadangan petenis Belgia itu.
"Ini akan sulit. Dia telah banyak menang tapi saya tak menghitungnya. Ini pertandingan baru dengan jumlah poin yang sama untuk menang," lugasnya.
(roz/a2s)











































