Lenny Permana Berjaya Di Negeri Kangguru

Lenny Permana Berjaya Di Negeri Kangguru

- Sport
Jumat, 07 Mei 2004 10:50 WIB
Jakarta - Indonesia bagaikan Brasil-nya sepakbola dalam dunia bulutangkis. Banyak pemain atau pelatih asal Indonesia yang mengukir prestasi bagus di negara orang, salah satunya Lenny Permana. Kurang bersinar di negara sendiri, tetapi di negara orang malah berjaya.Mungkin karena banyaknya atlet bulutangkis Indonesia yang dipersiapkan untuk menjadi pahlawan-pahlawan selanjutnya, menyebabkan beberapa pemain kurang mendapatkan kesempatan untuk berprestasi. Sehingga berkarir di negara lain yang cabang bulutangkisnya belum begitu berprestasi, menjadi salah satu pilihan yang menarik.Cotohnya, Lenny Permana pemain tunggal putri yang sempat berguru di klub Tangkas Bogasari Jakarta ini memutuskan untuk mencari penghidupan di luar negeri. Sempat malang melintang di beberapa kejuaraan junior daerah, Lenny akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Australia, dan membangun karirnya di negara itu."Dulu saya sangat ingin bermain untuk Indonesia, tetapi tidak bisa. Ya, akhirnya saya pindah." kata Lenny yang sangat akrab menjawab setiap pertanyaan yang diajukan wartawan disela-sela latihan tim Australia di Istora, Kamis (6/5/04).Keputusan Lenny untuk berkarir di luar Indonesia nampaknya tidak salah. Buktinya, saat ini Lenny menjadi petenis nomor satu Australia dan tulangpunggung tim Uber negara tersebut. Bahkan cita-cita Lenny untuk bermain di Olympiade juga akan menjadi kenyataan di Athena Agustus mendatang."Dari dulu saya menginginkan bermain di Olympiade, dan akhirnya keinginan saya itu bisa terpenuhi," ujarnya.Ternyata tiga tahun di negara perantauannya, kebahagiaan Lenny tidak hanya karena berhasil sebagai seorang atlit. Wanita yang saat ini berusia 28 tahuntersebut juga menemukan pasangan hidupnya di negara itu. "Namanya Kent, asalnya dari Amerika," tutur Lenny yang sedikit sungkan mengungkapkan identitas jelas suaminya.Terakhir kali Lenny mengikuti kejuaraan Jepang dan Korea terbuka, namun sayangnya Lenny hanya berhasil sampai babak penyisihan. Tetapi kekecewaan Korea dan Jepang sedikit terobati karena pada 20 April lalu, Lenny berhasil meraih gelar juara di Oceania Championship 2004. Ditanya rencana selanjutnya, ia pun baru bisa memastikan bahwa ia betah di Australia dan belum ingin merantau lagi. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads