Pemboikotan 7 Stasiun TV Berakhir

Jelang Thomas & Uber 2004

Pemboikotan 7 Stasiun TV Berakhir

- Sport
Jumat, 07 Mei 2004 13:41 WIB
Jakarta - Pemboikotan stasiun televisi swasta nasional untuk meliput putaran Piala Thomas dan Uber 2004 akhirnya berakhir setelah tercapai kesepakatan dengan pihak Federasi Bulutangkis Internasional (IBF). Stasiun televisi, yang bukan pemegang hak siar putaran final Piala Thomas dan Uber 2004, akhirnya mendapat ijin membawa kamera ke dalam lapangan untuk mengambil gambar secara langsung pertandingan.Kesepakatan itu dicapai setelah pembicaraan antara pihak stasiun televisi non-pemegang hak siar dan "host-TV" Trans-TV dengan pihak Federasi Bulutangkis Internasional (IBF), yang diwakili wakil presiden Dt Punch Gunalan serta referee turnamen Keith Hawthrone asal Inggris.Ijin itu sekaligus mengakhiri perselisihan yang sudah berlangsung selama hampir sebulan atas aturan IBF untuk peliputan TV non pemegang hak siar. Ketujuh stasiun televisi swasta nasional dianggap terlalu membatasi keleluasaan dalam peliputan."Sudah. Semuanya sudah selesai. Semua televisi bisa mengambil gambar langsung tetapi melalui tribun penonton," kata Ishadi, Direktur Trans-TV seperti dilansir dalam siaran pers, Jumat (7/5/2004).Namun, Ishadi menambahkan bahwa dalam peliputan tersebut akan "Diatur”. Pasalnya, banyaknya stasiun televisi yang akan meliput dan diperkirakan akan mengganggu suasana pertandingan jika mereka melakukan peliputan dengan membawa kamera secara bersamaan.β€œHanya ada dua stasiun televisi (non pemegang hak siar) yang bisa masuk. Jadi diatur bergantian tiap dua hingga lima menit. Pengaturannya disiapkan," ungkapnya. Sebelumnya, tujuh stasiun televisi swasta nasional, yaitu TV7, RCTI, SCTV, ANTV, Lativi, Metro-TV, dan TPI, memboikot event karena aturan IBF. Dalam aturan IBF, stasiun televisi bukan pemegang hak siar hanya memiliki akses peliputan dengan kamera di media center. Sementara putaran final Bank Mandiri Piala Thomas dan Uber 2004 telah resmi dibuka pada hari Kamis (6/5/2004). Dimulainya turnamen ini ditandai dengan ayunan raket yang dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar.Agum yang memakai raket yang pernah membawa Rudi Hartono mencetak rekor dunia delapan kali juara All England, memukul memukul 16 shuttlecock ke arah 16 meja dari 16 negara yang berlaga di putaran final. (key/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads