Piala Thomas & Uber 2004
Kalahkan Jerman, Christian Optimis
Selasa, 11 Mei 2004 19:41 WIB
Jakarta - Manajer timnas Indonesia Christian Hadinata optimis tim Uber Indonesia dapat berbuat yang terbaik. Keyakinan Christian diutarakan setelah melihat hasil kemenangan 3-0 atas Jerman.Di babak playoff tadi, tim Indonesia berhasil menang lewat tiga pemain tunggalnya Silvi Antarini, Maria Kristin dan Adrianti Firdasari. Christian menyatakan bahwa Indonesia seharusnya bermain seperti itu sebelumnya.βAda pepatah bilang, kalau sudah kepepet orang nekat. Tapi sebenarnya di pertandingan kemarin seharusnya anakβanak bisa tampil seperti hari ini,β kata Christian usai tim Uber bertanding, Selasa (11/5/2004). Mantan pebulutangkis Indonesia ini melihat tim Indonesia seperti berat saat melawan Belanda. βPadahal kita bisa menang lawan tim yang bisa mengalahkan Belanda di kualifikasi Uber Eropa,β tukasnya. βSilvi sempat terkejar di set kedua di set kedua, Maria di set kedua menyerah. Firdha di set kedua sempat disusul, itu sempat khawatir. Kok leading bisa dikejar tapi syukulah tahapan tersebut bisa dilewati,β ungkap Christian.Sementara masalah tim Indonesia sempat terkejar saat leading, pelatih tunggal putri Ivanna Lie mengatakan bahwa itu semua karena faktor psikologis yang tidak dapat dilepas dalam setiap permainan. βMaunya sih kita bisa menang terus, tapi dalam setiap permainan selalu ada unsur psikolgis. Kalau konsentarsi kita lose, pukulan juga bisa lose,β ungkap Ivanna. Menurutnya, ada orang yang harus membantu untuk membatu masalah psikologis mereka. βIni pemain βpemain muda dan masih butuh pengalaman. Idealnya ada orang yang membantu untuk memanagement stress,β tukasnya.Sementara itu, Christian berpesan bahwa untuk mengantisipasi Korea diperempat final nanti para pemain harus mempersiapkan stamina dan berbuat yang terbaik. Sedangkan susunan pemain sepertinya akan sama. βKorea secara umum pemainnya gigih. Satu pesan saya kepada para pemain bersiap siaplah untuk capai karena mereka ulet. Meskipun pukulannya tidak setajam pemain Cina namun kita harus mempersiapkan diri,β ujarnya. (key/)











































