Christian Sesalkan Perfoma Tim Putri

Thomas & Uber 2004

Christian Sesalkan Perfoma Tim Putri

- Sport
Rabu, 12 Mei 2004 21:02 WIB
Jakarta - Manajer tim Indonesia Christian Hadinata menyesalkan kekalahan tim Uber Indonesia 1-3 atas Jerman di perempat final, Rabu (12/5/2004). Menurut Christian, pemain tidak memberikan yang terbaik. Christian menyayangkan beberapa pemain putri performanya jauh seperti saat menghadapi Jerman, Selasa kemarin. Indonesia sudah tertinggal 0-2 setelah tunggal pertama, Silvi Antarini dan tunggal kedua, Maria Kristin kalah. β€œMisalnya Silvi. Kalau dia bisa main seperti saat melawan Jerman mungkin hasil yang dicapai lebih dari yang sekarang,” kata Christian usai pertandingan di di Istora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sedangkan masalah Maria, β€œSaya sulit mengomentari, Banyak poin lawan dihasilkan dari hasil hasil kesalahannya sendiri. Padahal, kita sudah sering latihan di tempat yang sama (Istora) dan dia sudah dapat mengenal karakter angin dan pojok ruangan,” ujarnya. Sementara Ivanna Lie, pelatih tunggal putri mengakui bahwa penampilan anak asuhannya berada di bawah form. Namun Ivanna menambahkan kekalahan tersebut lebih banyak disebabkan faktor psikologis. β€œSilvi memang di bawah form, sedangkan Maria lebih difaktor psikologis. Dibandingkan lawan yang di pertandingan sebelumnya yang mendapatkan lawan yang mudah, lawan- lawan Silvi jauh lebih keras, sehingga lawan lebih fres,” ungkap Ivanna. Begitu juga di nomor ganda. Pelatih ganda putri Paulus Firman juga mengakui bahwa kekalahan anak asuhannya Jo Novita/Lita Nurlita juga karena masalah kesalahan faktor psikologis. β€œSecara teknis mereka tidak kalah, namun di set ketiga di saat mereka leading 10-mereka tidak konsentrasi karena terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan. Tapi karena buru buru itu, pede mereka jadi goyang,” tambah Paulus. Sementara itu, di kubu Korea Selatan sangat merasa beruntung karena bisa mengalahkan Indonesia. Pasalnya, Korea hanya menargetkan bisa meraih kemenangan di nomor tunggal pertama. β€œTunggal pertama kami yakin menang namun tunggal kedua kami prediksi kalah. Tunggal ketiga fifty fifty. Tapi untuk ganda kami yakin tidak menang karena ganda Indonesia kuat,” aku Manajer tim Korea Kim Jung Boo. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads