Komentar Penonton Soal Kegagalan Tim Thomas Indonesia
Sabtu, 15 Mei 2004 04:50 WIB
Jakarta - Pertandingan tadi malam sudah seperti babak final. Istora Gelora Bung Karno yang berkapasitas 10 ribu penuh, sampai-sampai AC tak terasa lagi. Sayang, dukungan mereka tidak cukup bagi tim Piala Thomas Indonesia meraih kemenangan atas Denmark.Berikut petikan komentar beberapa penonton yang berhasil diwawancarai detikcom. Umumnya mereka merasa sedih dan kecewa karena tim kesayangannya gagal mempertahankan tropi beregu putra paling bergengsi ini:Sutiyoso, gubernur DKI Jakarta: "Sangat disesalkan sekali, kita kalah dari Denmark di semifinal. Padahal saya sudah sangat berharap setelah kemenangan Taufik Hidayat di partai ketiga. Sayang dua nomor selanjutnya kita kalah."Gugun Gondrong, selebritis: βSeharusnya Flandi Limpele/Eng Hian bisa memberikan satu angka. β¦ Kalau kalahnya di final mungkin masih bisa dimaklumi. Tetapi kalah di semifinal dan di kandang sendiri ironis sekali."Aryo, penyanyi:βSecara tim kita memang belum siap. Gimana lawan Cina ya, lawan Denmark aja kalah.βRiko Ceper, penyiar radio:βRegenerasi kita tidak bagus. Dulu pemain kita bertumpuk, ada Alan Budikusuma, Ardi B Wiranata, Joko Suprianto, Hendrawan, tetapi sekarang jarak antara Taufik Hidayat dengan Simon Santoso jauh sekali.β Suhadi, karyawan swasta, tinggal di Kebayoran:βKecewa lah, Mas. Padahal saya siap bawa keluarga ke Senayan kalau tim kita masuk final. PBSI harus tanggung jawab tuh.βFerry Indrasjarif, ketua Thejakmania:βSuara gue sampe serak begini, nihβ¦ Kecewa tentu, tapi gak terlalu. Bagaimanapun peringkat pemain-pemain kita rata-rata di bawah Denmark. Tadinya berharap faktor teknis, yaitu dukungan penonton, tapi ternyata gak berhasil juga.βBeberapa Thejakmania (yang ditanya seorang, yang jawab rebutan): "Simon mainnya jelek banget. Kirain bisa jadi pahlawan seperti Mia Audina dulu. Tetapi kalau salah satu ganda kita menang hasilnya pasti lain." (a2s/)











































