Konsentrasi Federer Lewati Babak I

Jelang Prancis Terbuka

Konsentrasi Federer Lewati Babak I

- Sport
Kamis, 20 Mei 2004 01:04 WIB
Jakarta - Petenis nomor satu dunia Roger Federer mengaku bukan favorit juara di turnamen grand slam Prancis Terbuka mendatang. Pasalnya petenis asal Swiss itu punya sejarah yang tak begitu bagus di Prancis. Konsentrasinya saat ini pun hanya untuk melewati babak I. Prancis Terbuka merupakan salah satu turnamen grand slam yang belum pernah dimenangkan Federer selain Amerika Terbuka. Namun jika di Amerika Terbuka ia selalu mampu melewati hadangan lawan-lawannya setelah melewati beberapa babak, maka tak demikian dengan di Roland Garros.Dua tahun berturut-turut Federer terlempar dari persaingan di turnamen yang berlangsung di lapangan liat itu di babak pertama. Tahun lalu petenis kurang terkenal asal Peru Luis Horna menjegalnya, sementara dua tahun lalu petenis Maroko Hicham Arazi menghentikan langkahnya.Gagal dua tahun berturut-turut di babak pertama tampaknya membuat Federer sangat penasaran. Tak heran petenis berambut gondrong itu mengungkapkan kalau konsentrasinya di turnamen yang digelar akhir pekan ini adalah untuk melewati lawan di babak pertama. "Saya akan berkonsentrasi untuk menjalani babak pertama karena di babak inilah saya gagal dua tahun berturut-turut," aku petenis berusia 22 tahun itu seperti dilansir eurosport, Kamis (20/5/2004). Meski punya sejarah kurang bagus di Roland Garros namun kemenangannya di Hamburg Master beberapa waktu lalu tampaknya bisa menjadi bekal untuk menambah kepercayaan dirinya. Apalagi ia menjadi kampiun setelah berhasil menaklukkan beberapa jagoan lapangan tanah liat seperti juara Prancis Terbuka 1998, Carlos Moya, dan pemegang rekor 31 kemenangan berturut-turut di lapangan tanah liat Guillermo Coria. "Dua tahun terakhir saya memasuki Prancis Terbuka dengan harapan tinggi dan berakhir dengan kekalahan di babak awal. Secara mental itu sangat menyakitkan. Namun sekarang saya lebih rileks. Saya tahu siapapun yang ingin mengalahkan saya harus bermain dengan sangat baik," imbuh petenis yang identik dengan bandana di kepala itu. Jika nantinya berhasil memenangkan gelar Prancis Terbuka, maka ini akan menjadi gelar grand slam ketiga dalam karir Federer setelah Wimbledon (2003) dan Australia Terbuka (2004). (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads