Tolong Cari Pengganti Saya

Chairul Tanjung:

Tolong Cari Pengganti Saya

- Sport
Kamis, 10 Jun 2004 00:19 WIB
Jakarta - Ketua Umum PB PBSI Chairul Tanjung mengatakan keputusannya mengundurkan dirin sudah bulat. Namun agar tidak ingin terjadi kekosongan pengurus, ia memberi batas waktu hingga akhir Olimpiade.Kegagalan Indonesia mempertahankan Piala Thomas bulan lalu adalah pemicu munculnya isu seputar kepemimpinan Chairul. Beberapa suara di dalam dan di luar PBSI menyerukan agar ia mengundurkan diri dari jabatannya. Usai mengikuti rapat pleno yang membahas masalah tersebut Chairul mengadakan konferensi pers di Wisma Danamon Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (9/6/2004) sore WIB. Pada kesempatan itu ia menyatakan secara resmi niat bulatnya untuk mengundurkan diri dari jabatan ketua umum. "Setelah memikirkan secara mendalam dengan mempertimbangkan keutuhan PB PBSI, saya meminta kepada setiap orang yang ada di tubuh PB PBSI untuk segera mencari pengganti saya," ujarnya.Namun pernyataan tersebut bukan berarti Chairul telah resmi berhenti. Pemilik stasiun televisi swasta Trans TV itu menginginkan penggantinya sudah siap begitu dia mengundurkan diri. Bos Para Grup itu memberikan waktu hingga akhir Olimpiade Athena, agar sebelum batas waktu itu calon penggantinya sudah ada sehingga tidak terjadi kekosongan di tubuh PB PBSI."Jika saya mengundurkan diri sekarang, yang bayar gaji pelatih, yang kasih makan pelatnas dan yang ngirim pemain siapa?" ujarnya menyinggung persiapan tim bulutangkis Indonesia ke pentas Olimpiade bulan Agustus mendatang.Jika setelah Olimpide calon pejabat ketua umum yang baru belum ada, Tanjung menegaskan dirinya tetap akan mundur. Tetapi sebelum masa itu dia akan tetap menjabat sebagai ketua umum, dengan catatan tidak akan mengambil kebijakan yang sifatnya prinsipil. Chairul yang didampingi Lutfi Hamid dan Christian Hadinata juga mengatakan, keputusan ini telah disepakati dan didukung oleh seluruh peserta rapat pleno yang berjumlah 70 orang, yang terdiri dari dewan pengawas, dewan pakar dan pengurus pleno. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads