Dalam pertandingan final yang tuntas Senin (25/4/2011) dinihari WIB, Wozniacki dipaksa menelan kekalahan 7-6 (7/3) dan 6-3. Ini merupakan kekalahan final kedua petenis asal Denmark itu di tahun 2011 setelah sebelumnya tunduk oleh Vera Zvonareva di Doha, Februari lalu.
Sementara buat Goerges ini merupakan gelar pertama dia di kejuaraan kelas WTA, setelah sebelumnya baru sekali jadi kampiun di Bad Gastein tahun 2010. Putri 23 tahun itupun tercatat sebagai petenis Jerman pertama yang jadi juara di Stuttgart setelah Anke Huber melakukannya tahun 1994 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi serupa terjadi di set kedua, di mana Wozniacki kembali tertinggal cepat 0-3. Dengan mengandalkan servis keras dan pukulan bertenaga dari baseline plus dukungan publik tuan rumah, Goerges menutup kemenangan dengan skor 6-3.
"Julia bermain sangat baik. Dia sangat agresif dan semuanya selalu masuk. Saya sudah mencoba segalanya tapi itu tidak cukup. Saya akan kembali ke lapangan untuk latihan dan mencoba lebih baik lagi di kesempatan lain," sahut Wozniacki di AFP.
Keberhasilan menjuarai Stuttgart Grand Prix membuat Goerges berjak membawa pulang sebuah mobil sport Porsche bernilai US$ 111.000.
"Saya tak sepenuhnya tahu bagaimana saya melakukannya. Menghadapi Caroline, itu seperti Anda harus mendaki gunung tinggi. Sekarang saya sudah melakukannya, say tak benar-benar percaya sudah melakukannya."
"Saya belum mengedarai mobil lain selama tiga bulan, mungkin saya sebaiknya mencobanya dulu dengan mobil normal," canda Goerges.
(din/roz)











































