Wozniacki, petenis putri terbaik dunia sekaligus unggulan pertama di Roland Garros, memulai usaha menjuarai Grand Slam pertamanya dengan apik.
Menghadapi Date-Krumm, yang memulai debutnya di Roland Garros pada tahun 1989 alias setahun sebelum Wozniacki lahir, petenis Denmark tersebut hanya membuat sembilan unforced error atau 19 lebih sedikit dari lawannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan keberhasilan tersebut, Wozniacki kini menjejak babak kedua Prancis Terbuka untuk menghadapi petenis asal Kanada yang lolos dari babak kualifikasi, Aleksandra Wozniak.
Sejauh ini capaian terbaik Wozniacki di Roland Garros adalah babak perempatfinal yang mana ia capai pada tahun 2010 lalu. Belum ada satu gelar Grand Slam pun yang ia raih kendati kini menduduki rangking tertinggi petenis putri.
(krs/din)











































