BWF Tanggalkan Rencana 'Rok untuk Pebulutangkis Putri'

BWF Tanggalkan Rencana 'Rok untuk Pebulutangkis Putri'

- Sport
Senin, 30 Mei 2011 11:19 WIB
BWF Tanggalkan Rencana Rok untuk Pebulutangkis Putri
Qingdao - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memutuskan untuk menanggalkan peraturan kontroversial berisikan keharusan pebulutangkis putri mengenakan rok di dalam kompetisi.

Sebelum menanggalkan rencana diberlakukannya peraturan itu, BWF juga sudah menunda implementasinya selama sebulan sampai dengan tanggal 1 Juni, akibat banyaknya protes dari para pebulutangkis putri.

Menyusul pertemuan rutin di Qingdao, China, pada akhir pekan lalu, rencana itu akhirnya ditanggalkan. BWF dalam pernyataannya juga menyebut bakal terus menginvestigasi hal ini setelah adanya konsultasi dengan para perwakilan pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ada pelbagai masukan dari banyak pihak dan setelah mempertimbangkan masukan-masukan ini, terutama mereka yang berasal dari komisi atlet, rekomendasi kami ke dewan adalah untuk melakukan studi lanjutan sebelum memberlakukan regulasi baru soal busana," terang Nora Perry dari Komite Badminton.

"Tetap menjadi tujuan kami untuk memfokuskan kepada presentasi dari permainan, tapi kami ingin meluaskan lingkup dengan melibatkan baik laki-laki dan juga perempuan, dan masukan yang ada juga akan melibatkan pandangan-pandangan dari para pemangku kepentingan seperti perusahaan busana," lanjutnya seperti diwartakan Reuters.

Sebuah proposal baru terkait dengan rencana tersebut disebut bakal dirancang pada bulan Desember mendatang.

Rencana diharuskannya pebulutangkis putri mengenakan rok sudah disambut keberatan dari sejumlah negara. China, India dan Indonesia adalah negara-negara yang paling sengit menolak.

--
ket.foto: Pi Hongyan yang membela Prancis mengenakan modifikasi rok di Piala Sudirman 2011 (Getty Images)



(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads