Menurut catatan stasiun televisi pemerintah, CCTV, saat Li Na mengalahkan Francesca Schiavone di final Prancis Terbuka minggu lalu, jumlah pemirsanya mencapai angka tersebut, dan menjadi event olahraga yang sejauh ini paling banyak ditonton orang China di tahun ini.
Angka itu mengalahkan momen sewaktu Li Na bertarung di final Australia Terbuka pada 29 Januari lalu. Kala itu Li Na -- pemain China pertama yang pernah menembus final sebuah turnamen Grand Slam -- menderita kekalahan, disaksikan oleh 60 juta fansnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan Li Na di Prancis Terbuka tersebut menjadikan dia sebagai petenis China dan Asia pertama yang memenangi turnamen Grand Slam.
(a2s/rin)











































