Selain drama di dalam lapangan, Singapura Terbuka Super Series juga menghadirkan cerita kurang mengenakkan. Kinerja panitia bagian media yang kurang komunikatif menjadi penyebabnya.
Salah satu yang terpaksa mengalami hal tersebut adalah Taufik Hidayat. Pebulutangkis Indonesia ini sempat dituding tak profesional karena tidak hadir dalam jumpa pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta maaf karena tidak datang di konprensi pers pada hari Senin. Namun media mengatakan saya tidak profesional," keluh juara Olimpiade 2004 itu seperti dikutip dari Channel News Asia.
"Anda mengatakan kepada saya satu jam sebelum konfrensi pers, jadi bagaimana bisa Anda menulis di media-media di Indonesia bahwa saya tidak profesional? Itu mencoreng nama saya" serunya.
"Badminton merupakan olahraga besar di Indonesia. Nama saya menjadi buruk karenanya. Saya tak pernah mengatakan tidak pada jumpa pers."
Seorang ofisial turnamen mengatakan bahwa Taufik dan juga Sony Dwi Kuncoro tak pernah diberitahu soal adanya kewajiban untuk menghadiri jumpa pers.
Kejadian serupa juga dialami pebulutangkis putri asal India, Sania Nehwal. Dia datang terlambat sehingga ruang jumpa pers sudah terkunci dan Nehwal tak bisa masuk.
Sementara itu lima pemain China yang sudah datang ke acara wawancara dengan media, terlihat bersungut-sungut dan hanya memberikan jawaban singkat.
Dikutip dari situs resmi PBSI, Direktur Media Singapura Terbuka, Rose Tan, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dan hasilnya pesan yang dikirim oleh panitia tidak diterima oleh pemain.
βJika kejadiannya seperti ini, tentunya ini bukan kesalahan si pemain,β tambahnya
BWF yang diwakili oleh Marketing Manager Mr S. Selvam mengatakan bahwa pihaknya tengah berusaha untuk meningkatkan komunikasi dan menaikkan citra bulutangkis di mata dunia.
βBWF akan meninjau kembali komunikasi antara pemain, manajer tim, dan panitia pelaksana untuk menghindari kejadian serupa di waktu yang akan datang,β ungkapnya.
βKami juga ingin memberikan edukasi kepada pemain mengenai betapa pentingnya interaksi dengan media dan fans. Hal ini sangat penting mengingat upaya kita bersama-sama mengingkatkan citra bulutangkis,β tutupnya.
(nar/a2s)











































