Begitu hasil undian memastikan Isner berjumpa Mahut di babak pertama, kenangan langsung tertuju ke turnamen Wimbledon 2010.
Ketika itu kedua petenis membutuhkan waktu 11 jam lima menit, membaginya dalam tiga hari, untuk mengakhiri pertarungan mereka yang berkesudahan 6β4, 3β6, 6β7(7β9), 7β6(7β3), 70β68 untuk Isner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isner melaju dengan kemenangan 7-6 (7-4), 6-2, 7-6 (8-6), dalam pertandingan yang berlangsung di Court 3, Rabu (22/6/2011) dinihari WIB.
"Pertandingan ini tidak mudah, namun sudah jelas berakhir lebih cepat dibanding tahun lalu. Saya memang ingin untuk menyelesaikan ini segera, karena semua pasti ingin mempersiapkan diri untuk pertandingan di hari-hari berikutnya," ujar Isner seperti diberitakan AFP.
Petenis asl Amerika Serikat itu mengaku senang karena pertandingan tidak digelar di Court 18, lokasi di mana tahun lalu ia berhadapan dengan Mahut.
"Saya gembira karena panitia menempatkan kami di lapangan ini, karena mungkin mereka tidak ingin membahas lagi memori di waktu lalu. Saya benar-benar merasa lega dan saya senang karena bisa meninggalkan sejenak kenangan itu," ujar dia.
Di babak berikutnya Isner berhadapan dengan unggulan ke-16 asal Spanyol Nicolas Almagro.
(nar/din)











































