Djokovic: Final Pertama dan Berada di Puncak Dunia

Djokovic: Final Pertama dan Berada di Puncak Dunia

- Sport
Sabtu, 02 Jul 2011 03:27 WIB
Djokovic: Final Pertama dan Berada di Puncak Dunia
Wimbledon - Kemenangan atas Jo-Wilfred Tsonga di semifinal Wimbledon berarti besar bagi Novak Djokovic. Kemenangan itu tak hanya membuatnya mencapai final Wimbledon pertamanya, tetapi juga menempatkannya di puncak dunia.

Pada pertandingan yang berlangsung di All England Lawn Tennis and Croquet Club, Jumat (1/7/2011), The Djoker membutuhkan empat set untuk menundukkan lawannya yang berasal dari Prancis itu. Djokovic menang 7-6 6-2 6-7 dan 6-3 setelah sempat keteteran di set pertama dan kalah di set ketiga.

Sebelumnya, prestasi terbaik petenis asal Serbia ini di Wimbledon hanyalah mencapai babak semifinal pada 2007 dan 2010. Tahun lalu, ia tersingkir di tangan Tomas Berdych.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat sulit untuk diucapkan dengan kata-kata, ini adalah salah satu perasaan terhebat yang saya miliki di lapangan tenis. Mimpi saya menjadi kenyataan, final pertama di Wimbledon," ujarnya di Reuters.

Magis Djokovic tahun ini sudah terlihat ketika dia meraih 41 kemenangan secara beruntun sejak awal tahun 2011. Catatan itu baru berhenti setelah dirinya ditundukkan Roger Federer di Prancis Terbuka.

Catatan impresif itulah yang kemudian mengantarkannya ke puncak dunia. Ya, kemenangan atas Tsonga akan menempatkan Djokovic sebagai petenis nomor satu dunia dalam daftar terbaru ATP yang akan keluar Senin mendatang. Ini artinya, ia sukses mendongkel Rafael Nadal--lawan yang akan dihadapinya pada final Wimbledon.

Djokovic pun menyebut dua capaian tersebut sebagai momen spesial dalam kariernya. Apalagi, ia menyebut sulit untuk menjadi nomor satu dengan Federer dan Nadal begitu konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

"Ini jelas salah satu pencapaian dan hari terbaik dalam hidup saya, dalam karier saya. Ketika Anda tahu bahwa Anda akan menjadi yang terbaik di dunia dan akan bermain di final dari turnamen favorit Anda, itu adalah sesuatu yang spesial."

"Rafa dan Roger luar biasa konsisten dengan kesuksesan mereka dan sangat dominan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tak memberikan banyak kesempatan kepada Anda untuk menjadi nomor satu," tukasnya.

Tak heran jika Djokovic begitu emosional setelah memastikan kemenangan atas Tsonga. Dia berteriak penuh kemenangan, berlutut sambil mengepal tangan dan kemudian mencium rumput lapangan.




(roz/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads