Setelah 38 tahun berlalu, baru kali ini ada perempuan asal Benua Kanguru yang kembali berjaya di AS Terbuka. Kalau pada tahun 1973 lalu ada Margaret Smith Court, kali ini ada Stosur.
"Ini adalah salah satu hari terbaikku dan aku amat beruntung mendapatkannya pada tahap ini di New York," ujar Stosur usai menundukkan Serena Williams 6-2 dan 6-3, seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan Stosur menjadi juara sekaligus memupus niat Serena untuk mengangkat trofi juara di depan publik Amerika Serikat, yang juga tengah mengenang kejadian 11 September.
Untuk Serena, penampilan lawan Stosur bak menjadi anti klimaks, mengingat dalam lajunya ke partai puncak ia tidak pernah kehilangan satu set pun. Ironis, karena di final Stosur justru menyungkurkannya dua set langsung.
"Ia bermain sangat baik, ia adalah pemain hebat. Aku mencoba sekeras mungkin tapi ia terus memukul dan meraih poin, dan tidak ada yang bisa aku lakukan," komentar Serena.
(krs/mrp)











































