Taufik yang merupakan unggulan kedua, pada pertandingan babak kedua di GOR Bulutangkis Kompleks Stadion Utama, Palaran, Samarinda, Kamis (29/9/2011) siang WITA, menundukkan pemain Malaysia, Iskandar Zulkarnain Zainuddin, dengan dua set langsung 21-19 21-6.
Di set pertama Taufik mendapat perlawanan sengit Iskandar. Namun Taufik tampil lebih sabar. Perlahan tekanan dilancarkan Taufik hingga sedikitnya 6 kali smash yang dilancarkannya disertai permainan net yang cukup apik sukses membawa Taufik dengan skor tipis 21-19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Set pertama memang agak sengit. Saya memantau strategi lawan. Set kedua, saya sudah bisa mengatasi," kata Taufik kepada wartawan di Press Room usai pertandingan.
"Mengenai peluang nanti, kita lihat nantilah. Yang jelas saya akan berusaha semaksimal mungkin," ujarnya.
Adapun Hayom yang merupakan unggulan kedelapan, sukses mengatasi pemain Thailand, Poodchalat Pisit, dengan skor 21-12 dan 21-7. Tommy yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh, menaklukkan Shih Kuei Chun dari China Taipei dengan 21-17 dan 21-6.
Dua pemain tunggal putra Indonesia lain yang juga sudah melewati rintangannya di babak kedua adalah Shesar Hiren Rhustavito dan Agus Setia Putra. Mereka akan turun ke lapangan lagi nanti petang, untuk memperebutkan tiket ke perempatfinal.
(a2s/krs)











































