Struktur PBSI akan Dirampingkan
Selasa, 20 Jul 2004 12:54 WIB
Jakarta - Ketua umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sutiyoso berencana merampingkan struktur organisasi yang baru tiga hari dipimpinnya itu.Salah satu alasan perampingan tersebut menyangkut aspek finansial. Menurut Bang Yos, sapaan Sutiyoso, selama ini pengeluaran bulanan PBSI terlalu besar.“Pengurus saya lihat terlalu banyak sehingga dana yang tersedot untuk pegawai sangat besar,” ujar Sutiyoso di Balai Kota Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (20/7/2004).“Dalam kepengurusan olahraga, hanya pelatih dan staf yang sehari-hari mengendalikan organisasi saja yang sebenarnya harus dibayar. Kalau yang lain harus bekerja bakti,” tambahnya.Bang Yos yang juga gubernur DKI Jakarta itu juga mengatakan, dirinya belum menemukan nama calon yang akan dijadikannya sebagai sekretaris jenderal (sekjen) PBSI. “Sekjen itu orang yang harus benar-benar bisa diandalkan. Saya harus memilih yang bisa mewakili saya.” Sutiyoso terpilih sebagai ketua umum PB PBSI periode 2004-2008 dalam munasyawarah luar biasa (munaslub) yang diadakan di Hotel Hilton, Jakarta, hari Sabtu (17/7/2004) lalu. Ia terpilih secara aklamasi setelah kandidat lainnya, Dahlan Iskan, mundur di saat-saat akhir.Selain perampingan struktur organisasi, mantan Pangdam Jaya yang juga pembina klub sepakbola Persija Jakarta itu berkeinginan mengubah sistem yang ada dalam pelatnas PBSI selama ini. Ia menilai pelatnas sudah bukanlah hal yang eksklusif.“Pelatnas diisi ratusan atlet. Untuk apa segitu banyak, seperti tidak ada tantangannya. Orang jadi terlalu mudah masuk pelatnas. Menurut saya itu harus diubah. Kalau yang belum kelasnya ya biar saja dibina di daerah, sehingga mengurangi beban PB,” terang Bang Yos. (a2s/)











































