Wozniacki yang telah ditetapkan sebagai unggulan pertama, bergabung dengan sejumlah pemain lain ke daftar cedera. Pergelangan tangan kirinya terkilir saat kalah dari Agnieszka Radwanska di babak perempatfinal turnamen Sydney International hari Rabu kemarin.
Hasil pemeriksaan kondisinya akan diketahui hari ini, apakah ia punya waktu cukup untuk bugar menghadapi Australia Terbuka yang dimulai Senin depan. Petenis Denmark itu juga bisa kehilangan statusnya sebagai pemain nomor wahid, apabila Petra Kvitova berhasil menjuarai turnamen Sydney.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cedera sudah merenggut dua petenis top dari perhelatan kali ini. Juara tujuh kali Grand Slam, Venus Williams harus mundur karena tidak fit, begitu pula dengan petenis nomor 10 asal Jerman, Andrea Petkovic, karena punggungnya bermasalah.
Juara bertahan Kim Clijester dan Serena Williams juga akan menyongsong turnamen dalam kondisi cedera. Clijsters mundur dari turnamen pemanasan di Brisbane karena masalah otot pinggul, sedangkan Williams engkelnya terkilir di turnamen yang sama.
Maria Sharapova juga menarik diri dari Brisbane dengan cedera engkel, sedangkan pemain nomor 20 asal Italia, Flavia Pennetta, harus mundur di pertandingan final Auckland Classic melawan Zheng Jie hari Minggu lalu, karena punggungnya cedera.
"Tenis itu olahraga yang brutal. Anda bisa sangat bugar untuk melakukan gym dan berlari. Tapi begitu Anda masuk ke lapangan dan mulai main, kondisinya akan sulit," ujar mantan petenis top Australia yang kini menjadi menjadi komentator, Pat Cash.
Dengan terganggunya kondisi Wozniacki, Kvitova dijagokan Cash untuk meraih kesuksesan di Melbourne. Petenis Republik Ceko berusia 21 tahun itu sudah memiliki satu titel Grand Slam, yakni Wimbledon tahun lalu.
"Dia mungkin satu-satunya pemain yang akan berjaya, dengan permainan sesungguhnya dan kepercayaan diri," prediksi Cash.
(a2s/rin)











































