Nalbandian kalah dari Isner dalam duel sengit di Margaret Court Arena, Melbourne Park, Rabu (18/1/2012). Setelah berjuang lima set, dia takluk 6-4, 3-6, 6-2, 6-7, dan 8-10.
Tapi, bukan kekalahan itu yang membuat Nalbandian berang. Dia menyoroti penolakan wasit Kader Nouni atas permintaan Hawk-eye alias tayangan ulang grafis yang diajukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nalbandian penasaran dengan keputusan Nouni ini. Dia pun kemudian mencari bekas jatuhnya bola dan mengeceknya.
Dari pengamatannya, Nalbandian menilai keputusan Nouni tidak tepat. Dia pun meminta Hawk-eye. Tapi, permintaan ini ditolak oleh wasit asal Prancis itu dengan alasan jarak antara bola mati sampai Nalbandian mengajukan permintaan Hawk-eye terlalu lama.
Sebenarnya, tidak ada aturan soal batas waktu meminta Hawk-eye. Namun, pada akhirnya, yang berhak memutuskan dikabulkan atau tidaknya permintaan ini adalah wasit.
"Saya meminta Hawk-eye dan dia tak memberikannya. Saya tak pernah melihat hal seperti ini," cetus Nalbandian seperti dikutip Reuters.
"Maksud saya, menggelikan bermain di turnamen semacam ini dengan wasit semacam ini. Apa-apaan ini? Apa yang dilakukan ATP untuk ini?" ujar petenis berusia 30 tahun ini dengan geram.
"Saya tak bisa mengerti dalam situasi ini. Kedudukan 8-8, break point. Maksud saya, bisakah Anda sebodoh itu sehingga melakukan hal itu dalam situasi tersebut?" katanya.
(mfi/a2s)











































