Membanting raket sebagai bentuk pelampiasan rasa kesal atau amarah sudah sangat biasa ditemui di cabang tenis. Bahkan seorang Roger Federer yang terkenal kalem dan sopan pernah kehilangan kendali atas emosinya.
Tapi apa yang dilakukan Baghdatis di Australia Terbuka 2012 bisa dibilang kelewatan. Saat menghadapi Stanislas Wawrinka di babak kedua, petenis asal Siprus itu menghancurkan empat buah raket secara beruntun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak puas, runner up Australia Terbuka 2006 itu mengeluarkan raket lainnya dari dalam tas dan memukulkan ke tanah. Dengan dua ayunan bertenaga, raket kedua itu langsung mengalami kerusakan parah.
Aksi Baghdatis tak berhenti sampai di situ. Raket lain yang masih terbungkus plastik kembali dia keluarkan dari tasnya dan langsung dihujamkan ke tanah. Aksi tersebut diulangi sekali lagi, yang total membuat dia menghancurkan empat raket dalam satu waktu.
Ledakan emosi Baghdais tersebut tak sia-sia karena dia berhasil merebut set ketiga dengan skor 5-7. Tapi dia akhirnya tetap harus menerima tersingkir cepat karena kembali kalah 1-6 pada set ketiga. Demikian dikutip dari Guardian.
(din/roz)











































